Kemarin sebelum tidur , tiba2 terpikir sebuah ide yang cukup aneh
apa jadinya kalau waktu SMA gak pernah ikut komsel , apa jadinya kalo gw akhirnya gak pacaran ? , apa jadinya kalo gw kuliah di indonesia ?
Tuhan memang aneh , dan tidak isa ditebak sedikitpun . Bahkan kejadian yang gw rasa itu kecelakaanpun bisa berubah menjadi kebaikan
waktu gw ikut komsel pun dulu ( komsel : komunitas sel / semacam persekutuan kristen) itu mungkin sebuah kejadian yang tidak terduga ,
Dari dulu gw gak suka hal2 yang berbau rohani , bagi gw hidup itu cuma senang2 aja . Tapi pada waktu itu gw "DIHARUSKAN" menunggu teman yang sedang ikut komsel , karena ingin main ke warnet dengan dia . karena bosan akhirnya gw pun ikut dengan prinsip " gw gak akan rutin masuk perkumpulan aneh ini "
Tapi pada akhirnya , justru gw ketagihan dan bertobat juga .
Setelah setahun berlalu ikut komsel , gw pun menjadi pemimpin rohani . Waktu itu senang sekali karena masih menggebu gebu melayani Tuhan . tidak ada apapun yang ku khawatirkan asalkan bisa melayani Tuhan pada waktu itu .
Sampai ketika gw pun kagum dengan 1 orang cewe dalam 1 komunitas itu dan pacarannya dengannya . Waktu itu pemimpin rohani gw sangat memperingatkan keputusan gw untuk pacaran . Katanya pacaran itu harus 20 tahun ke atas ! . tapi ... ya ... namanya anak muda gampang sekali berontak pada perintah dan akhirnya memaksakan diri untuk pacaran .
Alhasil setelah pacaran , ada suatu perasaan yang tersisa . Yaitu perasaan bersalah dan menyesal . Menyesal karena gw berpikir " Apakah gw terlalu cepat untuk pacaran ? " . Karena kesepakatan untuk bisa pacaran adalah harus melepas jabatan sebagai pemimpin komsel .
Mungkin jabatan hanyalah jabatan , dulu kupikir itu hanyalah status . Tapi kalo dipikir lebih jauh lagi ternyata jabatan itu perlu juga sebagai fasilitas .
Aku pun menyesal , karena tugas sebagai pemimpin komunitas belum terselesaikan sedangkan gw ngotot untuk pacaran
Tapi suatu ketika setelah beberapa bulan gw pacaran , gw pun berniat mengantar pacar gw pergi ke EDU FAIR di sekolah tetangga .
Pacar gw memilih untuk mengambil formulir pendaftaran universitar ATMAJAYA . Dan setelah dia mengambil formulir itu , dia pun menunjuk - tunjuk sebuah stand universitas korea .
gw pun dengan asal mengisi formulir pendaftaran universitas itu karena yang menjaga standnya adalah teman 1 gereja dengan gw .
TAPI ! ternyata oh ternyata orang tua gw mendukung keputusan gw untuk kuliah ke korea . gw pun diantar ke kantor universitas tersebut .
sesampainya di kantor penyaluran mahasiswa . Gw pun gak tau kalau hari itu juga gw akan mengambil test bahasa inggris!!!
dengan ketar ketir , gw pun menyelesaikan test tersebut dan DENGAN UNTUNGNYA TERPILIH !
lalu setelah 6 bulan kursus bahasa disana gw pun terbang ke ngeri gingseng ini untuk belajar animasi ...
dari kisah ini gw berpikir .
Kalau gw gak ikut komsel , sudah pasti hidup gw akan biasa2 saja
kalau gw gak pacaran mungkin gw gak ke korea ....
mungkin dulu sikapku memang parah , membangkang pada perintah pemimpin rohani , dan dulu gw simpulkan itu adalah kecelakaan .
namun sekarang gw sadar , " apasih yang bisa dipikirkan oleh seorang manusia ??? "
Gak ada yang kebetulan dalam hidup gw . segala sudah dirancangkan olehNya ...Tuhan punya rencana yang bahkan lebih baik dari yang kupikir .
HOW GREAT IS OUR GOD !
gw gak tau apa yang akan terjadi nanti .... tapi gw yakin rancangan TUHAN susah ditebak ! dan rancanganNya adalah BAIK !
( bahkan isu korea akan perang pun gw gak peduli !! ... gak mungkin Tuhan membawa anakNya ke sebuah negeri asing buat di bom ..hehehehe)








